Kamis, 08 Mei 2025

MA Darul Ulum Banda Aceh dan Universitas Ubudiyah Indonesia Jalin Kerja Sama Strategis Melalui Penandatanganan MoU

Banda Aceh – Madrasah Aliyah (MA) Darul Ulum Banda Aceh dan Universitas Ubudiyah Indonesia (UUI) secara resmi menjalin kerja sama strategis. Penandatanganan kedua dokumen MoU dan MoA dilaksanakan pada hari Kamis, 8 Mei 2025, di ruang sidang UUI oleh kepala MA Darul Ulum Mariani, MA, dan Rektor UUU Dr. Meutiawati.

Fokus utama dari kerja sama mencakup beberapa bidang krusial. Di antaranya adalah pelaksanaan sharing season untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman terbaik, kolaborasi dalam publikasi ilmiah, serta program pembinaan karakter baik bagi guru maupun siswa. Selain itu, kerja sama ini juga akan menyentuh aspek binaan gizi dan psikologi yang bertujuan untuk memberikan dukungan komprehensif dalam menunjang pengembangan potensi karier siswa.

Kerja sama ini diharapkan memberikan manfaat timbal balik bagi kedua belah pihak. Bagi MA Darul Ulum kerjasama MoU ini akan membuka akses terhadap keahlian dan sumber daya yang dimiliki UUI, seperti peningkatan kapasitas guru melalui program pembinaan, Bagi Siswa program pengembangan karakter dan kesehatan dalam aspek gizi dan psikologi untuk pertumbuhan dan persiapan karier mereka di masa depan.

Selasa, 06 Mei 2025

Urgensi Qanun Mawaris dan Hibah: Merajut Keadilan Syariat dan Harmoni Sosial untuk Keluarga dan Gampong ( Desa)

Oleh: Samsul Bahri, S.Pd., M.Pd

Guru MA Darul Ulum Banda Aceh
Ketua Bidang Pendidikan YPUI Banda Aceh


Persoalan Warisan dan Hibah ini mungkin tidak setiap hari menjadi topik utama di media massa atau perbincangan hangat di ruang-ruang publik. Ia tidak se-"dominan" isu-isu politik, ekonomi makro, atau pembangunan fisik yang lebih terlihat dan menarik perhatian massal. Ia adalah masalah yang lebih senyap, bergerak di balik pintu rumah tangga, dianggap sebagai urusan internal keluarga yang tabu untuk dibicarakan luas.

Kamis, 17 April 2025

Jerat Pornografi di Genggaman Remaja: Ancaman Nyata yang Mengintai Generasi Aceh

 Oleh: Samsul Bahri (Ketua Bidang Pendidikan YPUI) 


Keresahan mendalam mencuat dalam forum pengajian tenaga pendidik dan kependidikan (tendik) Yayasan Pendidikan Ulumul Qur'an (YPUI) baru-baru ini. Tgk. Jiem (Tgk. Muhammad Umar), dalam penyampaiannya yang menggugah, menyoroti bahaya laten yang mengintai generasi muda Aceh: akses bebas terhadap konten pornografi melalui gawai (gadget) yang mereka genggam sehari-hari.

Rabu, 16 April 2025

Sekolah/Madrasah "Toxic": Ambisi Buta dan Dampaknya pada Pendidikan

Di tengah gemuruh tuntutan untuk mencapai prestasi dan citra sekolah yang gemilang, terkadang muncul fenomena kepemimpinan yang alih-alih memberdayakan, justru menjadi racun bagi ekosistem pendidikan. Inilah potret kepala sekolah atau madrasah "toxic" yang menghalalkan segala cara demi mencapai target ambisius, tanpa mengindahkan proses, nilai-nilai, dan kesejahteraan komunitas sekolah.

Mengambil Jalan Pintas Demi Target:

Ciri paling mencolok dari  sekolah/madrasah toxic adalah obsesi berlebihan terhadap pencapaian target instan. Peningkatan nilai ujian, lolos seleksi bergengsi, atau meraih penghargaan tertentu menjadi tolok ukur utama keberhasilan, seringkali mengesampingkan kualitas proses pembelajaran dan perkembangan holistik siswa. Demi mencapai target ini, berbagai jalan pintas pun ditempuh.

Salah satu praktik yang sering ditemui adalah drill ala bimbingan belajar tanpa esensi pemahaman. Siswa dijejali soal-soal latihan secara intensif tanpa diberikan pemahaman mendalam tentang konsep dasarnya. Tujuan utamanya bukan menumbuhkan kemampuan berpikir kritis dan pemecahan masalah, melainkan sekadar menghafal pola soal agar berhasil dalam ujian. Proses eksplorasi, diskusi, dan penemuan yang seharusnya menjadi ruh pendidikan pun terabaikan.